Membangun Pemimpin Team dan Budaya Hyamn Pemenang

Hari Sabtu kemarin, pada tanggal 18 Februari 2017, saya baru saja mengikuti kegiatan yang diadakan perusahaan tempat saya bekerja, Hyamn Group.

Seru banget. Pokoknya seru. Hehe.

Saya yang diamanahkan sebagai Head of Marketing Support Hyamn Group, mewakili departemen saya untuk mengikuti kegiatan ini. Ya, masing-masing Head dari Unit, Divisi, dan Departemen lainnya juga turut hadir di acara ini. Namun, tidak hanya Head-Headnya saja yang diundang, beberapa dari tim sales dan operational juga ikut hadir.

Kegiatan ini diadakan di wilayah Villa Bukit Hambalang, Bogor.

Banyak games-games menarik yang diadakan. Yang pada intinya adalah permainan yang mengandalkan kerja sama tim. Kami semua di sana juga sepakat untuk meninggalkan sementara pangkat serta jabatan kami.

team building hyamn group - team spirit

Ini foto saya bersama dengan Team Spirit sebelum bermain Paintball. Yeahhhh.

Beberapa pelajaran penting yang saya peroleh dari kegiatan ini:

  • Untuk memenangkan pertandingan perlu strategi dan kerja sama dengan baik.
  • Tentu juga komunikasi yang baik.
  • Semua itu ternyata bisa dilakukan dengan cara yang Fun. 🙂
team building pimpinan hyamn group

Membangun pemimpin team dan budaya Hyamn pemenang

Terima kasih semuanya. Semoga ke depannya dapat bekerja sama dengan baik antara Unit satu dengan Unit lainnya. Salam sukses 2017. 🙂

Yuk, Hadir ke Acara Armada Peduli Yatim 2016

Arnada Peduli Yatim 2016
Arnada Peduli Yatim 2016

Arnada Peduli Yatim 2016

“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin dan orang yang dalam perjalanan.” Dan kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 215)

Dalam kehidupan sehari-hari barangkali banyak hal yang terlewat untuk kita syukuri dan barangkali juga banyak kenikmatan Allah yang kita anggap hanya sebagai angin lewat.

Sesama umat muslim salah satu tugas kita adalah saling mengingatkan untuk kebaikan, ARMADA PEDULI kembali hadir dengan tema

⚜ ARMADA PEDULI YATIM ⚜
🎁🎁🎁

Santunan 100 Anak Yatim dan Cek Kesehatan Murah, pada :
🗓 Ahad, 25 Desember 2016
⏰ 08.00 – 14.00 WIB
🕌 Masjid Daarul ‘Uluum
Jl. Jatikramat Indah II, Jatiasih, Bekasi

Jika ingin berdonasi silahkan transfer ke »»
💳 BNI Syariah
0360-736-798
a.n Muhammad Haadiy Muizz
Konfirmasi transfer ke
085772513578

Informasi lebih lanjut:
Ikhwan : 085695207732
Akhwat : 085691501435

Denah Lokasi:

Berangkat Ngantor sambil Mendengarkan Podcast

Headset Bluetooth Mini 503

Apa yang dirasakan ketika kita menjalani sebuah rutinitas, lalu kita merasa perlu ada suatu perubahan untuk memaksimalkan hasil dari rutinitas tersebut. Ya, hal ini saya alami ketika saya berada dalam perjalanan berangkat ke kantor dan pulang ke rumah.

Di dalam perjalanan, saya merasakan banyak sekali waktu luang dan saya pikir sebenarnya waktu ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Terlintaslah sebuah ide untuk “Belajar” sambil menikmati perjalanan ke kantor.

Akhirnya pada waktu itu saya tergerak untuk membeli sebuah headset bluetooth. Pilihan saya jatuh pada headset bluetooth mini 503 yang saya dapatkan di Tokopedia dengan harga tak lebih dari Rp 150.000.

Selama kurang lebih 2 bulan ini, saya menikmati perjalanan sambil mendengarkan podcast. Dengan posisi telinga yang menempel dengan headset bluetooth, lalu tentu saja helm yang menempel pula dengan headset bluetooth tersebut. Untung saja tak terlalu berdesakan, semua berjalan normal. 🙂

Beruntung ada AppsCoast, dengan tagline-nya Indonesian Tech Startup Podcast, saya bisa mengikuti perkembangan berita seputar startup. Kalian Gokil, Mas Arif dan Mas Riza!

Tidak hanya itu, saya juga bisa mendapatkan tips-tips dari founder serta orang-orang yang terjun ke dalam ekosistem sebuah startup. Mulai dari Sofian Hadiwijaya, Alamanda Shantika, Yansen Kamto, Melisa Irene, Ollie, hingga Bena Kribo.

Kejadian ini pun berlanjut di hari-hari berikutnya. Saya memasang headset bluetooth lalu bersiap mendapatkan wawasan baru setiap saya berangkat ke kantor maupun pulang ke rumah. Saya merasakan manfaat yang luar biasa. Ga nyangka aja, ketika dalam perjalanan sambil mendengarkan podcast, saya bisa mendapatkan ilmu dan merasa termotivasi mendengarkan cerita-cerita mereka. Yang terpenting adalah menjadi bersemangat!

Tak hanya podcast, hal-hal lain pun juga bisa kita dengarkan. Misalnya, bagi yang berniat menghafalkan ayat quran ataupun hadits-hadits nabi, bisa memanfaatkan cara tersebut. Kita juga bisa mendengarkan rekaman ketika meeting dengan seseorang ataupun di kantor, guna mencegah melewatkan hal-hal penting ketika meeting tersebut. Banyak hal yaa yang bisa dilakukan.

Headset Bluetooth Mini 503

Headset Bluetooth Mini 503

Oke sampai jumpa ya di lain tulisan.

Selamat ber-podcast ria.

Jangan Lupa Bersyukur

Hai hai haloo.

Saya hadir kembali untuk menulis di sini. 🙂 Dari beberapa waktu lalu terlintas sebuah ide untuk mengaktifkan blog ini seperti yang saya lakukan pada masa kuliah dulu. Yupp, menorehkan tinta-tinta perjuangan di sini.

Banyak kisah dan pengalaman menarik yang sudah saya lewati sampai saat ini. Berbagi pengalaman merupakan salah satu cara bijak yang bisa dilakukan.

Di tulisan kali ini saya ingin mengucapkan rasa syukur.

Rasa syukur ini penting agar kejadian apapun yang dialami oleh kita, entah menyenangkan entah menyedihkan, kita harus tetap bersyukur. InsyaAllah, Allah akan menambah nikmat kita.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Ya Allah terima kasih atas segala kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadaku. Engkau telah mengantarkan saya sampai pada posisi saat ini. Engkau telah mengirimkan keluarga dan teman-teman yang sungguh luar biasa. Engkau telah memudahkan urusan-urusanku. Jadikan hamba-Mu ini hamba yang selalu bersyukur kepada-Mu. Aamiin.

Berkolaborasi untuk Menciptakan Inovasi

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi cerita dan ilmu yang saya dapat  ketika menghadiri tahap Ignition dalam Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Berkolaborasi untuk menciptakan inovasi

Sebagai makhluk sosial, kita memang ditakdirkan untuk hidup bersama dan tidak terlepas dari bantuan orang lain. Tentu kita sadar, kita tidak dapat melakukan semuanya sendiri. Startup itu idealnya terdiri dari 3 tipe orang, yakni: Hacker, Hustler, serta Hipster. Hacker adalah seseorang yang memiliki keahlian di bidang pemrograman. Hipster adalah seseorang yang memiliki kemampuan artistik. Hustler adalah seseorang yang memiliki kemampuan berkomunikasi, membangun network, serta dapat melihat peluang bisnis. Saya sendiri saat ini tergolong ke dalam tipe Hacker. Untuk membuat produk yang bisa diterima oleh pasar, perlu ada 3 jenis orang tersebut yang ada di dalam startup. Hal ini menekankan betapa pentingnya untuk kolaborasi.

Mengenai kolaborasi hingga sampai ke inovasi ini merupakan hal yang menarik. Untuk memaksimalkan kolaborasi, kita perlu membenahi komunikasi antara masing-masing orang. Apa sebabnya? Kolaborasi yang baik itu pasti berawal dari komunikasi yang baik.

Komunikasi yang baik melahirkan Kolaborasi yang baik, lalu melahirkan Inovasi yang baik.

Perlu juga fokus kepada apa yang kita bisa berikan dalam kolaborasi tersebut. Sehingga tidak hanya kita yang mengharapkan kontribusi yang lain, tapi dari kita sendiri juga harus jelas kontribusinya.

Mencari partner adalah hal yang susah-susah-gampang. Salah satu hal yang dapat dicoba adalah di coworking space. Meja kerja yang dapat digunakan bersama ini dapat melahirkan kolaborasi pada nantinya.

Tips untuk mencari coworking space yang bagus adalah bukan berpatokan pada meja kursi yang bagus, tapi lebih ke pada “Who do you want to meet” di coworking space itu.

Pada prinsipnya adalah saling melengkapi. Sendiri itu indah, tapi bersama itu jauh lebih indah. Asyik hehe.

1000startupdigital

Habiskan Jatah Gagalmu Selagi Muda

Saya ingat sekali quotes dari Bapak Dahlan Iskan, “Setiap orang punya jatah gagal. Habiskan jatah gagalmu ketika kamu masih muda.” Gagal lebih cepat itu biayanya lebih murah (katanya) karena memang belum rugi besar. Dan yang terpenting adalah tidak malu dengan lebih banyak orang hehe.

Indonesia memiliki masalah yang banyak sekali. Di satu sisi, Indonesia juga memiliki pemuda-pemuda yang luar biasa yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Dan pasti pada akhirnya ada sekelompok anak muda yang cerdas serta kreatif yang nanti menemukan solusi dari masalah-masalah tersebut.

Kita perlu belajar dan mencari referensi dari startup-startup lain di luar sana. Mempelajari bagaimana mereka bisa menciptakan produk yang disukai oleh orang-orang di seluruh dunia.

Stop dalam berasumsi. Kita lebih sering berasumsi dan kita sering yakin bahwa produk kita akan laku di pasaran. Namun, kenyataannya? Belum tentu. Langkah yang perlu kita lakukan adalah kita perlu mengukur dan memvalidasi asumsi kita tersebut. Kita perlu uji coba langsung ke usernya.

Mari turun tangan. Kita pecahkan masalah bangsa Indonesia ini bersama. Kalau bukan kita, lantas siapa lagi?

 

Melakukan Kesalahan adalah Cara Kita Belajar

Hari ini, sebelum pulang dari kantor, saya sempatkan untuk membaca buku “The Business School – For People Who Like Helping People” yang ditulis oleh Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter.

image

Buku Rich Dad's The Business School

Dalam setiap buku, pasti ada poin-poin tertentu yang membuat hati kita langsung tergerak dan spontan hati kita mengatakan:

“Iya jugaaa, yaa.”
“Hmm. Beneerr, nihhh!”

Di beberapa lembar halaman awal, saya menemukan poin menarik, yakni:

“Orang-orang yang maju adalah orang yang melakukan kesalahan terbanyak dan belajar dari kesalahan itu.”

“Melakukan kesalahan adalah cara kita belajar. Kita belajar naik sepeda dengan jatuh dan naik lagi, jatuh dan naik lagi.”

“Anda mungkin tidak akan belajar naik sepeda kalau Anda dihukum ketika jatuh dan diberi nilai jelek dalam mengendarai sepeda.”

Iyaaa kan.

Poin inti yang saya dapatkan adalah jangan sampai rasa takut salah menyebabkan kita untuk berhenti mencoba atau melangkah.

Melakukan kesalahan adalah cara kita belajar. Namun, melakukan kesalahan dan tidak mengakuinya, ataupun sampai menyalahkan orang lain, itu yang tidak dibenarkan. 🙂

Yuk, belajar dari kesalahan.