Hei! Gigit saja terusss! Ambil saja darah ini sebanyak-banyaknya, tanpa sepengetahuanku. Sebelum aku bangun dan sebelum aku sadar. Sebelum nanti aku mencekik lehermu dan mengambil kembali darahku yang sempat kau hisap tersebut.
Panggil saja kemari kawan-kawanmu. Bawalah teman-teman terbuasmu. Juga pemimpin terkejammu. Biarkanlah mereka merasakan darah muda yang penuh dengan perjuangan ini. Darah yang tak pernah berhenti berjalan, melainkan terus berlari. Darah yang tak pernah sekalipun mengeluh, melainkan terus bersyukur. Darah yang tak punya apa-apa, tetapi mempunyai mimpi setinggi satelit palapa.
Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah takut. Aku akan diam bertahan hingga kau selesai menikmati pesta darahmu itu. Saat perutmu bulat membesar dan kepalamu telah dipenuhi dengan nuansa kenikmatan, barulah tiba saatnya aku untuk bertindak. Tunggu saja saat-saat itu.
Gigit saja terus. Aku tidak takut.
Latest posts by mahisaajy (see all)
- Running Job MPI di LiCO HPC BMKG (Step-by-Step) - February 26, 2026
- Panduan Instalasi FortiClient VPN di Linux (Mint/Ubuntu) - February 25, 2026
- Instalasi SAC (Seismic Analysis Code) di MAC untuk Analisis Seismik - December 5, 2024

