Berkeliling Memasarkan Aplikasi Laundry Manglesoft (Part 1)

Menjalani sebuah usaha itu katanya gampang-gampang susah. Ternyata hal itu benar, saya pun mengalaminya sendiri. Saya bersama teman-teman satu almamater mendirikan sebuah perusahaan rintisan (yang umumnya disebut startup) yang telah memiliki satu buah produk dengan nama Manglesoft. Singkatnya, Manglesoft merupakan aplikasi komputer yang ditujukan untuk pelaku usaha laundry. 

Pengalaman saya tentunya pun belum seberapa. Karena Manglesoft merupakan perusahaan startup pertama yang saya dirikan, oleh karena itu, saya masih harus banyak belajar dan belajar lagi. Aplikasi Manglesoft sendiri pun telah sampai di tahap siap dirilis. Kurang lebih selama satu tahun kami membuat aplikasi laundry Manglesoft tersebut. Itu artinya, hal yang selanjutnya harus kami lakukan adalah memasarkan aplikasi kami dan menjualnya ke tempat-tempat laundry. Nah, karena jurusan kuliah saya adalah Sistem Informasi, yang selalu terbiasa berkutat dengan program-program komputer, memasarkan dan menjual aplikasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya dan teman-teman.

Sebenarnya banyak sekali cara-cara yang dapat digunakan untuk memasarkan suatu produk. Yang paling mudah tentunya melalui sosial media, tinggal buat tulisan kemudian menekan tombol post. Mudah, bukan? Cara lain yang paling terpenting dan yang paling utama adalah dengan mendatangi langsung tempat-tempat laundry.

Kawan-kawan saya juga telah mendatangi langsung tempat-tempat laundry. Pada waktu itu saya tidak sempat ikut berkeliling dikarenakan terdapat sesuatu urusan. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk mencari hari lain.

Sehari sebelum berkeliling, saya sendiri waktu itu sempat berselancar di web untuk mencari tips triks dalam memasarkan suatu produk kepada pelanggan. Kalau tidak salah, waktu itu saya menggunakan keyword “Tips triks menjadi sales”. Sales? Iya, sales. Karena pekerjaan sales adalah menjual suatu produk kepada pelanggan, dan hal itulah yang akan saya lakukan nanti. Hehe.. Namun, walau sama-sama sebagai sales, tapi saya termasuk salah satu sales yang paling berbangga. Hehe karena saya menjual suatu aplikasi yang saya buat sendiri bersama dengan teman-teman yang lain. Bukan buatan orang lain. Ini kerja keras kami, kami harus menjalaninya dengan sepenuh hati. 🙂

Karena hal itulah, saya mencoba untuk membuang perasaan malu saya. Dan saya yakin, aplikasi yang saya buat ini pasti akan berguna, jauh dari kata menipu dan hal lain sebagainya. Percayalah.

Saya menentukan target di daerah Salemba. Alasannya sederhana, karena tempat kuliah saya di Salemba, alhasil saya memutuskan untuk mencari laundry-laundry yang ada di Salemba. Saya mencoba untuk tidak menjadikannya beban, malah saya menganggap sebagai jalan-jalan sore setelah belajar di kampus pada pagi dan siang harinya.

Tak asyik juga apabila saya sendirian memutari Salemba, beruntung sesama developer Manglesoft, Robby Matheus, turut hadir menemani perjalanan saya.

Ohya, beberapa peralatan yang saya bawa waktu itu adalah:

  • Brosur: Brosur ini harus dibawa. Karena setiap sales pasti membawa brosur 🙂 Karena dengan adanya brosur ini sudah menjelaskan apa yang hendak saya tawarkan kepada pelanggan. Contohnya: bila saat itu pemilik laundrynya tidak ada, karyawan di laundry tersebut pasti tidak akan susah payah untuk menjelaskan kepada si pemilik laundry. Tunjukkan saja brosurnya, dan tak lama kemudian pasti si pemilik laundry akan mengetahuinya.

Brosur Aplikasi Laundry Manglesoft

  • Kartu nama: Ini juga perlu. Kartu nama ini saya jadikan satu dengan brosur. Apabila berminat, maka ia dapat langsung menghubungi ke nomor telepon yang tertera di kartu nama tersebut.

Kartu Nama Manglesoft Mahisa Ajy Kusuma

  • Laptop: Ini yang paling penting. Karena yang saya jual adalah aplikasi (aplikasi laundry), maka apabila ada yang ingin mencobanya saya hanya perlu membuka laptop kemudian mendemokannya langsung.
  • Notes: Ini juga tidak kalah penting. Saya menggunakannya untuk mencatat semua yang perlu dicatat, bisa saja fitur-fitur yang diinginkan oleh pemilik laundry, lokasi laundry yang telah saya datangi, dan lain sebagainya.

Barang-barang yang telah saya persiapkan tersebut, telah saya bawa. Saatnya kita berpetualang.

Bersambung ke tulisan selanjutnya. Ditunggu saja ya 🙂

The following two tabs change content below.

mahisaajy

PMG Ahli Pertama, Bidang Manajemen Database at BMKG
Seorang pemuda luar biasa yang mempunyai hobi menulis, membaca, dan bermusik. Tertarik dengan bidang ilmu komputer untuk memecahkan beberapa persoalan. Co-Founder Triglav ID dan Co-Founder METLIGO. Sejak tahun 2018 bekerja di BMKG di bagian Pusat Database.

2 Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: