Mengurus Surat Tilang Biru di Kemayoran (Enaknya Dekat Dari Kantor)

Yuppp sesuai judul, mungkin kalian sudah bisa menebak artikel ini akan mengarah ke mana.

Jadi pada tanggal sekian sekian (kurang lebih dua pekan lalu) saya kena tilang. Di daerah cempaka putih. Saya melaju di jalur cepat, soalnya saya hendak belok memutar arah. Namun sayangnya saya tidak membaca rambu-rambu yang ada bahwa motor tidak boleh lewat situ. Yasudah akhirnya polisi memberhentikan saya dan akhirnya saya kena tilang dehh. Kena deh.

Saya diberikan surat tilang berwarna biru. Ini artinya kita menerima bahwa kita melanggar peraturan lalu lintas.

Di situ tertera tanggal sidang yang harus saya ikuti yaitu tanggal 22 Februari 2019. Dan denda maksimal sebesar Rp500.000. Awalnya saya pikir sata harus membayar sejumlah uang tersebut. Setelah saya baca-baca lagi, ternyata itu adalah denda maksimalnya.

Karena kejadian tilang ini, saya coba tanya-tanya teman yang berpengalaman terkait kena tilang ini. Ternyata kita tidak harus datang saat tanggal sidang tersebut. Kenapa? Karena (katanya) prosesnya lama sekali. Teman saya menyarankan untuk datang di hari senin esoknya (yaitu hari ini tanggal 25 Februari 2019).

Saya datang ke kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat yang ada di Kemayoran. Saya melihat banyak orang yang telah berkumpul. Saya lalu tanya ke salah satu orang yang ada di sana, dan ternyata saya harus membayar denda tilang dulu di Bank.

Lalu saya direkomendasikan membayar di Bank Mandiri yang terletak di Askrindo, kebetulan karena lokasinya dekat.

Askrindo

Di bank mandiri, saya langsung datang dan diberikan formulir yang harus diisi. Setelah itu membayar sejumlah uang. Untuk kasus saya, saya diwajibkan membayar sebesar Rp70.000.

Setelah itu saya mendapatkan bukti pembayaran tilang. Lalu saya kembali lagi ke kantor Kejaksaan dan mengumpulkan Surat Tilang Slip Biru +Bukti Pembayaran Tilang. Kemudian saya diberikan nomor antrian.

Di sini menunggu panggilan antrian

Nah ini nih, menunggu memang membosankan ya. Saya mendapatkan nomor 117. Dan saat itu nomor antrian baru di nomor 50an.

Setelah saya amati, ternyata nomor yang dipanggil oleh petugas itu tidak urut. Kadang dari 50 lompat ke 60 lalu balik lagi ke 55, dan begitu seterusnya. Yang terpenting adalah fokus mendengarkan, guys.

Akhirnya tibalah nomor saya yang dipanggil. Saya langsung ke loket dan mengambil SIM saya. SIMnya disteples guys di bagian tengahnya hehe supaya ada kenang-kenangannya kali ya.

Alhamdulillah selesai urusannya. Ternyata tadi tidak lama ya, kurang lebih hanya satu jam. Mungkin bisa lebih cepat kalau saya sudah membayar denda terlebih dahulu di bank.

Tetap fokus ya di jalan dan patuhi rambu-rambu yang ada guys.

Sampai jumpa.

In House Training Pemanfaatan Menu/Fitur BMKGSoft Terkini

Hari ini habis ikut training BMKGSoft yang diadakan oleh Pusat Database BMKG. Training kali ini berisi sosialisasi beberapa fitur baru dan perbaikan-perbaikan pada aplikasi tersebut.

BMKGSoft ini merupakan sistem yang kompleks sekali. Butuh waktu untuk bisa mempelajarinya. Soalnya di dalamnya terdapat data-data cuaca dan data lainnya yang terkait dengan tupoksi BMKG.

Dalam training tadi disinggung juga bahwa sistem atau aplikasi yang baik adalah yang memperhatikan kemudahan dari sisi pengguna. Perlu juga adanya penanganan terhadap kesalahan penginputan. Karena hal yang manusiawi terjadi pengguna melakukan kesalahan penginputan, oleh karena itu perlu adanya pesan warning atau pesan error untuk memberitahukannya kepada pengguna.

Ini saja yang bisa saya bagikan untuk warganet.

Sampai jumpa lagi.

Upgrade RAM Laptop Jadi 16Gb!

Akhirnya kesampaian juga untuk bisa Upgrade RAM Laptop. Laptop yang saya gunakan ini adalah Asus VivoBook S14, yang saya beli tahun 2018 lalu.

Saya upgrade RAM di Asus Service Center yang ada di Mangga 2 Square. Dikenakan biaya sebesar Rp150.000. Ini biaya pasangnya saja ya. Karena untuk RAMnya itu kita beli sendiri, saya beli merk Corsair di enterkomputer.com.

Sebelumnya, RAM yang terpasang sebesar 8Gb. Namun, saya masih merasakan performa yang sangat kurang sekali.

Apalagi saat saya membuat aplikasi mobile. Dengan menggunakan React Native, Android SDK, Visual Studio Code, Emulator Android GenyMotion, dan banyak tab chrome yang saya buka, membuat laptop saya terasa lambat sekali untuk diakses. Kadang suka gregetan hehe. Atas dasar itulah saya mengupgrade RAM, agar bisa lebih produktif lagi menghasilkan karya-karya. Aamiin.

Alhamdulillah sekarang RAM-nya telah bertambah menjadi 16Gb. Semoga bisa mencetak banyak karya.

Saatnya Kembali Produktif di Jalan

Ceritanya begini, waktu itu (saya lupa tepatnya pada tanggal berapa) saya menghilangkan sebuah earhook milik saya sendiri.

Saya sangat terbantu sekali dengan adanya earhook tersebut. Soalnya kalau lagi di motor itu, kan kita aktif bergerak ya. Nah, saat memakai earphone tanpa earhook itu membuat jadi suka lepas dari telinga, apalagi bagi yang memiliki telinga yang tidak standar. 🙂

Soalnya biasanya dalam perjalanan, saya selalu mendengarkan sebuah kisah/kajian/seminar atau kadang musik juga. Ini tuh membantu banget ya, waktu yang kita rasa terbuang percuma di jalan, bisa kita manfaatkan dengan bantuan earphone tersebut.

Tapi, tetap HARUS FOKUS ya di jalan!

Hilangnya earhook ini membuat saya seperti kehilangan teman perjalanan. Hehe.

Dan baru beberapa hari ini, saya berusaha untuk mencari penggantinya.

Dan ternyata ada.

Akhirnya ketemu di internet, saya beli di sini:

iPhone Airpods Airpod Earhook Earbuds Earbud Ear Buds Silicone Cover
https://tokopedia.link/kRoIVsanxS

Harganya waktu itu Rp11.000 saja kok.

Fyi, earphone saya ini merknya fineblue. Earphone bluetooth yang kurang lebih tahan selama 3 jam.

Dan…

Saatnya kembali berproduktif ria lagi di perjalanan.

#memulaikembali #melanjutkancerita #menujuterang