MENGHARUKAN! Kisah Hijrah dan Cinta Seorang Gadis Remaja – Ramadan I’m In Love Movie (HD)

RAMADAN I’M IN LOVE (RIIL)

Movie by @mujahidarmada

“Karena cinta kepada Allah itu harus diupayakan” (Ust Salim A. Fillah)

SINOPSIS:
Program pertukaran pelajar antar negara, sudah menjadi kegiatan umum di berbagai Universitas. Mahasiswa ditunjuk melaui seleksi mahasiswa secara paralel oleh departemen masing-masing program studi. Reysha Putri Aini, seorang mahasiswi asli Bekasi terpilih menjadi salah satu kandidat untuk mewakili kampusnya dalam program pertukaran pelajar.

Kali ini, kampus Reysha Putri Aini bekerja sama dengan salah satu kampus di negeri jiran Malaysia. Letaknya yang bersebelahan dengan Indonesia, tak heran, bila banyak bertemu dengan orang Indonesia dari berbagai kalangan disana. Mahasiswa, pekerja swasta atau mereka yang hanya sekadar berlibur.

Tepatnya, satu semester ini, Aini akan menjalani perkuliahan disana, ini juga akan menjadi pengalaman pertama Aini menjalani bulan Ramdhan di negeri orang. Sebagai mahasiswa kelas internasional, tentu akan bertemu dengan mahasiswa dari berbagai negara. Beberapa mahasiswa yang berasal dari Indonesia juga masuk dalam kelas internasional. Seiring berjalannya perkuliahan, hubungan pertemanan juga semakin erat. Secara kebetulan, Aini bertemu dengan salah satu mahasiswa asal Indonesia yang juga berasal dari kota Bekasi. Kearifan, kebijaksanaan serta kewibawaan yang dimiliki pria tersebut, menyebabkan ia banyak di kagumi teman-temannya, termasuk Aini.

Hubungan Aini dengan pria tersebut cukup dekat, dan Aini pun mulai memendam perasaan. Namun, Aini merasa belum pantas untuk melangkah lebih jauh. Perbedaan akhlak yang dimiliki keduanya bagaikan langit dan bumi, butuh motivasi kuat untuk berhijrah dan istiqomah. Tak jarang, Aini meminta nasihat dari pria tersebut, hingga akhirnya Aini bertekad untuk benar-benar berhijrah. Kemudahan Aini dalam berhijrah didapatkannya di bulan mulia itu.

Satu minggu lagi, memasuki ujian akhir semester, Aini pun juga sudah banyak mengalami perubahan dari tekadnya dalam berhijrah.
Berakhirnya program pertukaran pelajar, mengharuskan Aini harus kembali ke Indonesia esok lusa. Dengan berat hati, Aini harus berpisah dengannya. Kabar gembira di dapatkan Aini sebelum waktu kepulangannya tiba. Pria tersebut mengajaknya bertemu di Masjid Daarul ‘Uluum Jatikramat Bekasi di hari yang telah mereka tentukan.

Hari yang ditunggu Aini pun tiba, hampir seharian Aini menunggu di masjid itu. Namun, pria tersebut tak kunjung datang. Di penghujung hari, tepatnya sebelum adzan magrib, Aini mendapatkan pesan singkat dari teman kuliahnya saat pertukaran pelajar. Ia baru mengetahui bahwa pria tersebut meninggal dunia, seminggu setelah kepulangannya ke Indonesia. Pria tersebut bernama Ramadhan Iskandariah. Sunguh kenyataan pahit yang harus Aini terima dengan terpaksa dan ikhlas.

Allah Maha Adil dan Bijaksana, Dia memberi pengganti Ramadhan untuk Aini, yaitu Syawal Ammar Miqdad, seorang pria teman sekolah Aini sewaktu SMA, yang telah lama memendam rasa kepada Aini. Seorang pasangan yang lebih baik menurut Allah.


OPEN RECRUITMENT TALENT MUSLIM Hubungi Produser:
Mujahid ARMADA Bekasi

Facebook : ARMADA Bekasi
Mujahid Armada
Instagram : mujahidarmada
Website : mujahidarmada.id

Email : Armadajtkbekasi@gmail.com

ARMADA
Center for Islamic, Art, and Technology Studies

Buka Puasa Bersama BMKG, Ramadhan Mendidik Kita untuk Bisa ‘Merasakan’

Hari ini, di Kantor BMKG, diadakan acara Buka Puasa Bersama.

Setiap tahun diadakan kegiatan seperti ini. Dan ini tahun kedua saya bekerja di BMKG. Berhubung tahun lalu saya tidak bisa mengikuti kegiatan ini, Alhamdulillah tahun ini bisa menyempatkan untuk hadir Bukber di Kantor sendiri.

Kalo di pemerintahan itu, saat bulan puasa, kita pulang jam 15.00 (spesial kalo hari jumat jam 15:30). Jadi masih ada waktu menunggu sampai dimulainya acara.

Sambil menunggu acara dimulai, kebetulan tadi ada teman-teman STMKG yang sedang main ke Pusat Database BMKG. Jadi tadi sambil ngasih arahan-arahan sedikit (cieilah) terkait rancangan proposal tugas akhir yang akan mereka kerjakan. Semangat yoow Zack, Hesti, Reza.

Balik lagi ke Bukber, acara diadakan di ruangan Auditorium. Ruangan ini yang sering digunakan untuk acara-acara penting ya, yang terpenting bisa menampung banyak orang.

Bukber kali ini dihadiri oleh Kepala BMKG, Para Deputi, dan rekan-rekan kerja lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala BMKG, Ibu Dwikorita.

Lalu kemudian ada ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Wahid Nuruddin. “Ramadhan mendidik kita untuk bisa merasa”, katanya Merasakan perjuangan orang-orang di luar sana yang kerjanya tak sebanding dengan upah yang didapat. Sementara kita, bekerja di ruangan ber-AC dan berbagai kenikmatan lainnya. Perjuangan kita tak seberat mereka-mereka di luar sana. Sindirian yang sangat mengena sekali yaa teman. 🙁

Alhamdulillah tadi acara berjalan dengan baik. Makanan berbukanya juga nikmat sekali. Yummy..

Alhamdulillah masih bisa ikut merasakan kebersamaan dan kebahagiaan seperti ini.

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Dan yang terpenting bisa memajukan kualitas pelayanan BMKG kepada masyarakat Indonesia.

Merdeka!

Mengurus Surat Tilang Biru di Kemayoran (Enaknya Dekat Dari Kantor)

Yuppp sesuai judul, mungkin kalian sudah bisa menebak artikel ini akan mengarah ke mana.

Jadi pada tanggal sekian sekian (kurang lebih dua pekan lalu) saya kena tilang. Di daerah cempaka putih. Saya melaju di jalur cepat, soalnya saya hendak belok memutar arah. Namun sayangnya saya tidak membaca rambu-rambu yang ada bahwa motor tidak boleh lewat situ. Yasudah akhirnya polisi memberhentikan saya dan akhirnya saya kena tilang dehh. Kena deh.

Saya diberikan surat tilang berwarna biru. Ini artinya kita menerima bahwa kita melanggar peraturan lalu lintas.

Di situ tertera tanggal sidang yang harus saya ikuti yaitu tanggal 22 Februari 2019. Dan denda maksimal sebesar Rp500.000. Awalnya saya pikir sata harus membayar sejumlah uang tersebut. Setelah saya baca-baca lagi, ternyata itu adalah denda maksimalnya.

Karena kejadian tilang ini, saya coba tanya-tanya teman yang berpengalaman terkait kena tilang ini. Ternyata kita tidak harus datang saat tanggal sidang tersebut. Kenapa? Karena (katanya) prosesnya lama sekali. Teman saya menyarankan untuk datang di hari senin esoknya (yaitu hari ini tanggal 25 Februari 2019).

Saya datang ke kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat yang ada di Kemayoran. Saya melihat banyak orang yang telah berkumpul. Saya lalu tanya ke salah satu orang yang ada di sana, dan ternyata saya harus membayar denda tilang dulu di Bank.

Lalu saya direkomendasikan membayar di Bank Mandiri yang terletak di Askrindo, kebetulan karena lokasinya dekat.

Askrindo
Di bank mandiri, saya langsung datang dan diberikan formulir yang harus diisi. Setelah itu membayar sejumlah uang. Untuk kasus saya, saya diwajibkan membayar sebesar Rp70.000.

Setelah itu saya mendapatkan bukti pembayaran tilang. Lalu saya kembali lagi ke kantor Kejaksaan dan mengumpulkan Surat Tilang Slip Biru +Bukti Pembayaran Tilang. Kemudian saya diberikan nomor antrian.

Di sini menunggu panggilan antrian
Nah ini nih, menunggu memang membosankan ya. Saya mendapatkan nomor 117. Dan saat itu nomor antrian baru di nomor 50an.

Setelah saya amati, ternyata nomor yang dipanggil oleh petugas itu tidak urut. Kadang dari 50 lompat ke 60 lalu balik lagi ke 55, dan begitu seterusnya. Yang terpenting adalah fokus mendengarkan, guys.

Akhirnya tibalah nomor saya yang dipanggil. Saya langsung ke loket dan mengambil SIM saya. SIMnya disteples guys di bagian tengahnya hehe supaya ada kenang-kenangannya kali ya.

Alhamdulillah selesai urusannya. Ternyata tadi tidak lama ya, kurang lebih hanya satu jam. Mungkin bisa lebih cepat kalau saya sudah membayar denda terlebih dahulu di bank.

Tetap fokus ya di jalan dan patuhi rambu-rambu yang ada guys.

Sampai jumpa.

In House Training Pemanfaatan Menu/Fitur BMKGSoft Terkini

Hari ini habis ikut training BMKGSoft yang diadakan oleh Pusat Database BMKG. Training kali ini berisi sosialisasi beberapa fitur baru dan perbaikan-perbaikan pada aplikasi tersebut.

BMKGSoft ini merupakan sistem yang kompleks sekali. Butuh waktu untuk bisa mempelajarinya. Soalnya di dalamnya terdapat data-data cuaca dan data lainnya yang terkait dengan tupoksi BMKG.

Dalam training tadi disinggung juga bahwa sistem atau aplikasi yang baik adalah yang memperhatikan kemudahan dari sisi pengguna. Perlu juga adanya penanganan terhadap kesalahan penginputan. Karena hal yang manusiawi terjadi pengguna melakukan kesalahan penginputan, oleh karena itu perlu adanya pesan warning atau pesan error untuk memberitahukannya kepada pengguna.

Ini saja yang bisa saya bagikan untuk warganet.

Sampai jumpa lagi.