Jangan Hanya Melihat dari Satu Sudut Pandang

“Dalam memperbaiki error pada suatu program, jangan hanya melihat dari satu sudut pandang saja, tapi harus dicek juga segala file yang berkaitan. Karena mungkin saja file-file yang berkaitan tersebut adalah sumber masalahnya.”

Kemarin, saya baru saja memodifikasi sebuah script program yang dulu pernah saya buat. Script yang saya buat dengan bahasa PHP ini sangatlah sederhana. Saya menggunakannya hanya untuk melakukan transfer data, yaitu menggunakan perintah curl.

Jadi, begini. Waktu itu, saya telah membuat dua file script, yang pertama saya simpan di komputer (client), sementara script yang kedua saya simpan di server. Script yang ada di client ini digunakan untuk melakukan pengiriman string, dan script yang berada di server ini berfungsi untuk menangkap string yang dikirimkan tersebut, kemudian mengirimkan kembali string balasan ke client. Lalu string yang telah ditangkap oleh client tadi disimpan ke dalam variabel untuk kemudian diproses selanjutnya. Nah, karena dua file ini sangat berhubungan, otomatis harus bekerja sama dengan baik. Kalau tidak, bisa-bisa muncul error yang kemarin saya alami ini.

404/730: Error 404 - Flibble not found
404/730: Error 404 (via https://www.flickr.com/photos/flibble/)

Saat saya mencobanya lagi kemarin, saya menemukan sedikit error. Error di sini bukan berarti scriptnya berhenti berjalan, tapi kondisi yang harusnya mengarah ke statement kondisi tertentu malah ke statement kondisi lainnya. Harusnya menjalankan kondisi IF, eh ini malah ke kondisi yang ELSE IF. Duhhh..

Saya utak-atik kembali file script yang ada di client. Lalu saya lakukan testing. Masih error. Saya coba alternatif lain. Masih juga error. Berkali-kali saya melakukan testing, namun hasilnya masih belum sesuai dengan yang saya inginkan. Lagi-lagi saya mencoba untuk mengecek ulang script file yang ada di client sambil mencari baris mana yang terdapat kesalahan logikanya.

Setelah mengecek berkali-kali, saya sudah yakin sekali script yang ada di client ini sudah benar. Lalu terlintas di pikiran saya untuk “mengintip” script file yang ada di server. Nah, mulailah timbul dugaan-dugaan kecil bahwa file yang di server ini yang bermasalah. Untuk membuktikannya, langsung saja saya melihat script yang ada di server tersebut. Melihat satu persatu barisnya, lalu tiba-tiba saya terhenti di salah satu baris..

“Ahhhh, dari tadi, kekkk..”

Ternyata benar. String yang dikirimkan dari file yang ada di server dengan string dari file di komputer saya tidak sama. Terdapat sebuah kesalahan pada script yang ada di server. Hmm, pantas saja dari tadi kok error-error teruss.

Akhirnya, setelah memperbaiki script yang di server tersebut, selesai pula masalahnya. Script yang saya buat sudah berfungsi dengan baik. 🙂

Dalam dunia pemrograman, hal seperti ini seringkali terjadi. Masalah-masalah yang mestinya mudah untuk dipecahkan, entah kenapa terkadang membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk memecahkannya.

Ah, iya, ini pelajaran untuk saya. Saya harus lebih memperhatikan suatu masalah lebih mendalam. Dalam memperbaiki error, jangan hanya melihat dari satu sudut pandang saja, tapi harus dicek juga segala file yang berkaitan. Karena mungkin saja file-file yang berkaitan tersebut adalah sumber masalahnya. 🙂

Ayo semangat. Anak Fakultas Ilmu Komputer harus memiliki semangat ngodinggg. Hehee..