Hujan di Pertengahan Malam

Hei, hujan.. Akhirnya kau datang lagi. Kau datang di malam-malam penuh kepanikan. Suara rintikmu mungkin kalah keras dan kalah cepat dibandingkan dengan debaran hati ini. Tapi, baguslah, karena kau datang membawa kesejukan baru. Cuaca yg diidamkan oleh setiap insan yg sedang dimabuk sesuatu ini. Antara berani dan takut, semuanya campur aduk menjadi satu.

Godailah diri ini dengan rintik-rintik nakalmu itu, agar diri ini tidak terlalu mengkhawatirkan sesuatu yg tak pasti terjadi tersebut. Alirilah pikiran ini, supaya menjadi lebih segar dibandingkan dengan sebelumnya.

Hei, hujan di pertengahan malam.. Walaupun kedatanganmu mungkin saja tak disengaja, tapi kau menenangkan.

Hujan Desember

It's raining girl
It’s raining girl

 

Hujan turun di penghujung tahun

Dengan lebatnya dan dengan derasnya menghujam bumi

Beribu-ribu tetes air dibiarkan begitu saja

Menetesi permukaan hingga ke relung hati

 

Nikmati saja hujan kali ini..

Yang turun dan menetes

Walaupun sedikit menyakitkan, tetapi menyimpan banyak sekali nasihat

 

Mungkin inilah tangis bahagia sang awan

Bersama sorak sorai gembira gemuruh sang petir

Karena mereka sedang memberi penghormatan kepada sang penguasa langit dan bumi

Untuk diteruskan kepada sang alam

 

Ooh hujan desember..

Sangat kunikmati sekali hujan ini

Karena belum tentu juga di tahun-tahun selanjutnya kami dapat menikmatinya

Teruskanlah..

Teteskanlah lebih banyak lagi

Dan hapuskanlah kesedihan dengan harapan

Agar keceriaan kami tergantikan dengan seluruh percikannya

 

Sumber gambar: http://ingodspower.files.wordpress.com/2011/01/542877527_5498d1df941.jpg