SMSI-01 Bertemu Kembali

Hari sabtu kemarin, kami dipertemukan kembali. Saya bertemu lagi dengan rekan-rekan seperjuangan yang selama ini telah banyak menorehkan tinta-tinta perjuangan di berbagai tempat. Kenal dan berjuang bersama mereka merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

Pertemuan kami pun didasarkan pada satu tujuan, yaitu briefing untuk membahas kelanjutan perjuangan kami. Perjuangan besar kemarin pun telah kami lalui, yaitu sidang thesis. Memang di antara kami masih ada yang belum melaksanan sidang, tapi yang pasti mereka sedang menuju ke sana. Uye, semangat.

SMSI-01 bersama Pak Remi Senjaya
SMSI-01 bersama Pak Remi Senjaya

Blanko wisuda juga dibagikan kemarin. Akhirnya nanti di bulan Oktober, kami siap dilantik dan mengenakan toga kembali.

Yang paling mendebarkan adalah info mengenai kewajiban mengajar. Iya, kami mempunyai kewajiban untuk mengajar di kampus tercinta kami, Universitas Gunadarma. Betapa luar biasanya. Mengenai jadwal mengajar, ternyata masih belum diberikan. Tapi, mau tak mau, kami harus siap untuk menebar ilmu di manapun kami berada. Karena hidup itu adalah proses belajar dan berbagi secara terus menerus. Ya, kan?

Karena hidup itu adalah proses belajar dan berbagi secara terus menerus.

Masih ada waktu untuk mempersiapkan untuk proses belajar mengajar tersebut. Semangat. Sampai ketemu di kelas nanti ya, adik-adik mahasiswiku. Hehe becanda.

20150829171549 (1)

20150829171549 (2)

Mantap, kalian luar biasa.

Tema Tesis Pun Sudah Ditagih

Ada kabar gembira untuk kita semua, para mahasiswa sarmag jurusan sistem informasi 2010. Besok lusa, tema tesis pun harus sudah diberikan kepada pihak kampus.

Tiba-tiba saya teringat kabar skripsi saya yang entah sekarang berada di mana. Menyisakan beberapa kewajiban yang seharusnya segera diselesaikan. Waktu itu sebenarnya hampir tuntas, tapi karena ada beberapa faktor dan kesibukan lain yang menyebabkan pengerjaannya menjadi sedikit tertunda. Iya, alasannya kan jelas, karena sibuk. Bukan mengada-ngada hehe. Jadi, tolong dimaklumi saja orang sok sibuk seperti saya ini. 🙂

Mempersiapkan Tema Tesis
Mempersiapkan Tema Tesis (sumber: https://www.flickr.com/photos/curlz/)

Akibatnya pun menjadi seperti ini. Di satu sisi saya harus menyelesaikan revisi skripsi, di sisi lain saya harus memikirkan ide tema tesis yang dalam beberapa bulan ke depan sudah mulai bisa saya kerjakan, dan di sisi lainnya lagi saya harus menyelesaikan juga tugas-tugas kampus. Untungnya saya sudah sedikit terbiasa dengan tuntutan pekerjaan yang datangnya secara bertubi-tubi ini. Langkah bijak yang harus dilakukan adalah dengan menghadapinya satu per satu. Hadapi dulu satu pekerjaan, baru lanjut ke pekerjaan yang lain. Sebenarnya tergantung kepribadian masing-masing, apakah tergolong orang yang sanggup ber-multitasking atau tidak. Belakangan ini saya baru sadar bahwa saya bukanlah tergolong orang yang baik dalam melakukan multitasking. Jadinya, saya gak berani keroyokan untuk menghadapi semua tugas-tugas. Maklum saya tergolong orang yang gentle, jadinya satu per satu. Yang berani, ayo maju!

Mengenai tema tesis, sebenarnya sudah ada beberapa ide tema yang terlintas di pikiran. Sejak pagi tadi saya sudah mulai berkutat dengan pencarian mengenai ide tersebut. Semakin dalam pencarian yang saya lakukan, semakin banyak pula hal-hal yang saya temukan. Malahan, semakin bingung pula saya memilih satu dari sekian banyak pilihan tersebut.

Saya mencoba lebih bijak lagi dengan menyamakan antara keinginan dan kemampuan saya. Akhirnya terpilihlah beberapa bidang penelitian (research field) yang menarik versi saya sendiri. Saya coba khususkan lagi pencarian saya pada beberapa bidang penelitian tersebut. Hasilnya adalah keraguan. Lagi-lagi dari setiap ide tema tersebut terkadang menimbulkan keraguan. Takut inilah, takut itulah. Lucu ya, padahal kan baru riset sebentar dengan segala keterbatasan yang ada. Belajar itu kan sesungguhnya butuh proses. Namanya juga manusia biasa. Harap dimaklumi.

Masih ada waktu untuk saya bereksplorasi dengan pilihan tema-tema tersebut. Semoga mendapatkan yang terbaik.. Oleh karena itu, tolong yakinkan saya, Google, dengan hasil-hasil pencarian yang kau munculkan untukku. 🙂