Sukses dalam Waktu 30 Menit

Sukses dalam Waktu 30 Menit

Tadi siang, saat sedang asyik-asyiknya berdiskusi dengan teman-teman satu perguruan, tiba-tiba topik pembicaraan berubah menjadi seputar “kesuksesan”.

“Enaknya jadi orang sukses. Rasanya tujuan hidup itu telah tercapai dengan sempurna.”

Banyak jalan menuju kesuksesan. Itu tergantung kepada pribadi kita masing-masing mau memilih jalan yang mana. Ada yang lurus-lurus saja, namun ada pula yang berkelok-kelok. Kalian bebas memilih. Nah, dari jalan tersebut, secara tidak langsung nantinya akan membentuk kepribadian kalian masing-masing.

Tiba-tiba saya teringat pada salah satu tulisan milik pak Romi Satria Wahono, yang menganjurkan untuk mengurangi jam waktu tidur. Waktu tidur kok dikurangi? Mungkin terdengar aneh, sekaligus mengerikan sekali. Dengan mengurangi waktu tidur kan (katanya) secara otomatis akan mengurangi umur hidup kita di dunia. Ya, seperti itulah menurut pendapat beliau. Bagi yang penasaran, mungkin dapat membaca tulisan beliau yang tertuang di dalam blog pribadinya.

Ada alasannya, dengan mengurangi waktu tidur, kita bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk mengasah kembali bakat dan minat kita dalam bidang ilmu tertentu untuk digunakan sebagai modal kita dalam mencapai kesuksesan. Tak ada yang orang tak ingin sukses, bukan? Itu tadi hanya salah satu contoh yang bisa digunakan untuk mencapai kesuksesan

Tiba-tiba pembicaraan bergulir mengenai pengurangan waktu tidur tersebut. Agak kontroversial memang. Saya juga bahkan pernah mencobanya. Saya menggunakannya untuk kegiatan meng-oprek-oprek sesuatu yang menarik perhatian saya kala itu.

Terkadang saya memanfaatkannya untuk mengasah kemampuan saya dalam menulis. Dalam menulis, saya belajar untuk mengutarakan sesuatu hal ke dalam tulisan, ya seperti tulisan yang sedang kalian baca saat ini. Menulis itu merupakan kegiatan yang menyenangkan. Saya selalu meyakini hal tersebut dalam hati agar saya bisa terus menulis setiap saat dan menikmatinya. Menulis itu hampir mirip dengan melakukan presentasi, intinya sama, yaitu menyampaikan ide pikiran agar orang-orang dapat menangkap apa yang hendak Anda sampaikan. Karena tak setiap hari saya melakukan presentasi, alhasil saya melatihnya dengan kegiatan menulis ini.

Menulis itu identik dengan buku. Ingin rasanya dikenal sebagai penulis dan ingin juga rasanya menerbitkan buku. Tapi apa, ya? Karena pembicaraan tadi sedang berkaitan dengan kesuksesan, kemudian ada yang menimpalinya dengan,

“Kenapa tidak dengan buku kesuksesan?”

“Lho, tapi kan saya belum sukses. Saya masih belum merasa bahwa saya telah sukses.”

Kemudian saya berceloteh lagi.

“Bagaimana dengan buku sukses dalam waktu 30 menit, ya? Karena seperti halnya pada buku-buku yang beredar saat ini, yang memberikan jaminan mahir dan sukses dalam hitungan hari, jam, bahkan menit.”

Kemudian saya melanjutkannya

“Tenang saja. Buku saya nanti pastinya akan berbeda dengan buku-buku lainnya. Sukses dalam waktu 30 menit itu maksudnya sukses hanya selama 30 menit saja. Dan setelahnya kembali seperti semula lagi.”

Hahaha, semuanya tertawa.

The following two tabs change content below.

mahisaajy

Computer Vision Developer at Triglav ID
Seorang pemuda luar biasa yang mempunyai hobi menulis, membaca, dan bermusik. Tertarik dengan bidang ilmu komputer untuk memecahkan beberapa persoalan. Salah seorang Co-Founder Triglav ID dan Co-Founder Manglesoft (Laundry Application).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: