Baca Buku: Self Driving – Menjadi Driver atau Passenger?

Kalau ditanya “Menjadi driver atau passenger?”, saya harus menjawab “Menjadi driver”. Buku ini mengajarkan kita untuk menjadi seorang driver yang handal, yang mutlak harus tahu jalan, yang berani mencoba mengeksplor jalan baru, yang harus siap siaga dan tidak boleh tertidur, yang harus bertanggung jawab terhadap passenger yang dibawanya.

Baca buku: Self Driving

Prinsip seorang driver adalah:

  1. Inisiatif. Bekerja tanpa ada yang menyuruh. Berani mengambil langkah berisiko, responsif, dan cepat membaca gejala.
  2. Melayani. Orang yang berpikir tentang orang lain, mampu mendengar, mau memahami, peduli, berempati.
  3. Navigasi. Memiliki keterampilan membawa gerbong ke tujuan, tahu arah, mampu mengarahkan, memberi semangat, dana menyatukan tindakan. Memelihara “kendaraan” untuk mencapai tujuan.
  4. Tanggung jawab. Tidak menyalahkan orang lain, tidak berbelit-belit atau menutupi kesalahan diri sendiri.

Dimulai dari menjadi driver untuk diri sendiri dahulu kemudian menjadi driver untuk orang banyak. Hehe.

Yeah,
Saya adalah seorang driver
Karena jalanan adalah rumahku
Kemacetan adalah keluargaku
Orang-orang di jalan adalah saksi perjuanganku
Dan kamu adalah penyemangatku. 🙂

The following two tabs change content below.

mahisaajy

PMG Ahli Pertama, Bidang Manajemen Database at BMKG
Seorang pemuda luar biasa yang mempunyai hobi menulis, membaca, dan bermusik. Tertarik dengan bidang ilmu komputer untuk memecahkan beberapa persoalan. Co-Founder Triglav ID dan Co-Founder METLIGO. Sejak tahun 2018 bekerja di BMKG di bagian Pusat Database.

One thought on “Baca Buku: Self Driving – Menjadi Driver atau Passenger?

  1. Kenapa harus self driving?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *